Ads Top

Perahu Nelayan Terbelah Dihantam Ganasnya Ombak Perairan Sindangsari


Sebuah kapal nelayan di perairan Sindangsari, Sindangjaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kecelakaan, Sabtu (23/12/23). Perahu yang ditumpangi dua orang nelayan itu tenggelam saat dihantam ombak dan terbelah dua. Beruntung kedua korban, Ramadan Syaputra (32) dan Robi Herdian (26), warga Bekasi, Jawa Barat, lolos dari maut. Keduanya memiliki luka di bagian tubuh yang berbeda. Para penyintas berpegangan pada perahu yang terfragmentasi dan berenang dengan botol minyak kosong.

 

“Benar terjadi kecelakaan di laut, kapal terbelah dua. Korban berhasil menahan perahu hingga berenang ke bibir pantai, AKP Kasatpol Air Sakti Polres Tasikmalaya, Sabtu (23/12/23).

 

Nelayan Bekasi ini berada di perahu nelayan. Kedua nelayan tersebut tidak menyadari bahwa jangkar perahu telah patah dan terombang-ambing oleh ombak.

 

“Saat diselamatkan, kedua korban menjelaskan kepada saksi bahwa mereka sedang tidur dan tidak menyadari tali jangkar perahu telah putus. Akibatnya jangkar putus, posisi kapal berubah, dan kapal berulang kali dihantam ombak. “Mereka terbangun sesaat sebelum kapal terbelah dua dan terjun ke laut,” kata Hari. Puing-puing kapal masih tergeletak di pantai dekat tempat kejadian. Informasi juga diterima dari pemilik bahwa perahu tidak akan ditarik atau diperbaiki. Akibat kejadian tersebut pemilik kapal mengalami kerugian sebesar Rp75 juta, kata Hari.

 

Masyarakat diimbau waspada saat libur Natal dan Tahun Baru di pantai. Penyebabnya, air pasang sedang tinggi.


Sebuah kapal nelayan di perairan Sindangsari, Sindangjaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kecelakaan, Sabtu (23/12/23). Perahu yang ditumpangi dua orang nelayan itu tenggelam saat dihantam ombak dan terbelah dua. Beruntung kedua korban, Ramadan Syaputra (32) dan Robi Herdian (26), warga Bekasi, Jawa Barat, lolos dari maut. Keduanya memiliki luka di bagian tubuh yang berbeda. Para penyintas berpegangan pada perahu yang terfragmentasi dan berenang dengan botol minyak kosong.

 

“Benar terjadi kecelakaan di laut, kapal terbelah dua. Korban berhasil menahan perahu hingga berenang ke bibir pantai, AKP Kasatpol Air Sakti Polres Tasikmalaya, Sabtu (23/12/23).

 

Nelayan Bekasi ini berada di perahu nelayan. Kedua nelayan tersebut tidak menyadari bahwa jangkar perahu telah patah dan terombang-ambing oleh ombak.

 

“Saat diselamatkan, kedua korban menjelaskan kepada saksi bahwa mereka sedang tidur dan tidak menyadari tali jangkar perahu telah putus. Akibatnya jangkar putus, posisi kapal berubah, dan kapal berulang kali dihantam ombak. “Mereka terbangun sesaat sebelum kapal terbelah dua dan terjun ke laut,” kata Hari. Puing-puing kapal masih tergeletak di pantai dekat tempat kejadian. Informasi juga diterima dari pemilik bahwa perahu tidak akan ditarik atau diperbaiki. Akibat kejadian tersebut pemilik kapal mengalami kerugian sebesar Rp75 juta, kata Hari.

 

Masyarakat diimbau waspada saat libur Natal dan Tahun Baru di pantai. Penyebabnya, air pasang sedang tinggi.

No comments:

Powered by Blogger.